ISLAMIC MEDICAL TRAINING & PELATIHAN PPGD HELPS SIDOARJO MENUTUP RANGKAIAN AGENDA HELPS ROADSHOW 20 KOTA

0
51

SIDOARJO  menjadi kota terakhir penyelenggara kegiatan HELPS ( Healthcare Professional for Sharia )Roadshow 20 Kota. Ahad, 06 Mei 2018 bertempat di Aula Poltekkes Kemenkes Keperawatan Sidoarjo telah terlaksana sebuah kegiatan bertajuk “Islamic Medical Training dan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD)”. Alhamdulillah, antusiasme peserta begitu luar biasa. Hal tersebut terlihat dari kuota peserta yg telah penuh hanya 2 hari setelah poster kegiatan di publikasi. Peserta pun tidak hanya hadir dari Sidoarjo, tetapi juga dari luar kota Sidoarjo seperti Mojokerto, Pasuruan, Jombang dan Surabaya. Dihadiri oleh kurang lebih 150 orang peserta dgn dominasi peserta muslimah. Pesertanya pun beragam mulai dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

 

Training ini diadakan untuk memberi penyuluhan kepada masyarakat sekitar khususnya pelajar dan mahasiswa agar lebih paham dan mengerti tentang pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat, mengingat angka kecelakaan di Kabupaten Sidoarjo yg cukup tinggi. Tujuan diadakannya Islamic Medical Training dan Pelatihan PPGD juga untuk memperkenalkan HELPS kepada masyarakat Sidoarjo. Dalam sebuah wawancara, salah satu panitia pelatihan yang diwakili Ustad M.Hanif, AMd. Kes. Beliau menyampaikan, “HELPS mengajarkan kepada masyarakat Sidoarjo bagaimana mendapatkan hidup berkah dengan syariah, dengan tema yang kami usung yaitu Hidup Sehat, Tebar Rahmat Dengan Syariah”. Selain itu tegas beliau, “HELPS sebagai salah satu wadah profesional muslim untuk masyarakat. Dan dengan hidup bersyariat saja, masyarakat bisa menjadi sehat”.

 

Training ini menghadirkan 3 pembicara dengan Keynote Speaker dr. Heru Susilo Sp.An yang juga merupakan pengurus pusat HELPS. Acara dibagi menjadi 2 sesi yakni sesi Islamic Training dan Pelatihan PPGD. Pada sesi 1, Pembicara pertama ust. Adi menyampaikan gambaran kegemilangan peradaban Islam di masa lalu termasuk juga kegemilangan dalam bidang kedokteran. Beliau juga menyampaikan cara seseorang muslim utk bisa kembali kepada kegemilangan tersebut adalah harus mengetahui jati diri kita sbg seorang manusia. Yakni dari mana kita berasal, utk apa kita hidup dan akan kemana kita setelah mati.

 

Sedangkan pembicara kedua, dr. Lukman Hakim menyampaikan tentang problematika kesehatan dan problematika keummatan secara global serta memberikan arahan bagaimana mencari akar masalah atau diagnosa utama dari banyak gejala masalah tersebut. Dr. Hakim yg juga merupakan wisudawan berprestasi FK Unair juga menyampaikan hanya dgn Syariah Islam lah semua problematika termasuk problematika kesehatan dapat diselesaikan. Oleh karena itu HELP Shariah hadir.

 

Acara kemudian dilanjutkan dgn sesi PPGD, yg diawali dgn penyampaian materi oleh dr. Heru Susilo Sp.An. Setelah pemaparan materi dr. Heru, acara dilanjutkan dgn Simulasi. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kemudian dibimbing oleh satu mahasiswa/ dokter muda Fakultas Kedokteran Unair. Mereka lalu mensimulasikan materi seperti cek kesadaran, transportasi pasien, recovery positio , juga melakukan pijat jantung dengan bantuan 4 manekin yg sudah disediakan oleh panitia.

 

Dari training PPGD ini panitia menaruh harapan besar terhadap masyarakat Sidoarjo khususnya pelajar dan mahasiswa. Harapannya agar para calon serta profesional tenaga kesehatan muslim di Sidoarjo pada khususnya dapat bergabung dengan HELPS. Selain bekerja di instansi – instansi kesehatan yang tersebar di daerah, dengan masuknya di komunitas ini mengajak bersama – sama berdakwah untu meraih kehidupan yang hakiki. HELPS lah adalah salah satu pintu masuk komunitas profesional kesehatan tersebut. Jika ingin bergabung dengan HELPS, panitia mengajak peserta dan para profesi kesehatan mengunjungi website : www.helpsharia.com atau menghubungi kontak HELPS di Sidoarjo

LEAVE A REPLY